Menanak nasi dan minum teh hangat di halaman rumah-

Saat usia mulai meranjak tua, saat rambut kian memutih, saat kulit kian mengeriput. Aku ada, disampingmu. Bersama merawat bunga-bunga di halaman, menanak nasi untuk dimakan sepiring berdua, meminum teh hangat saat senja tiba. Kita habiskan sisa waktu, saling memeluk dengan sisa tenaga, kamu dan aku berdampingan, selalu. Semoga denganmu, riuh syukur tetap terucap, meski dengan banyaknya sederhana yang dimiliki. Mencukupkan banyak hal dengan mencintaimu, hidup bahagia dengan penuh kasih. Jika halaman itu luasnya sepetak, percayalah jauh dari itu perasaan kita lebih luas dan tak berdiameter.

Komentar